Kami telah menghimpun beberapa Jurnal seputar PLTS, platform yang didedikasikan untuk mengumpulkan dan menyajikan jurnal-jurnal terbaru serta terlengkap tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kami memahami pentingnya akses mudah ke sumber informasi terpercaya di era energi terbarukan ini. Oleh karena itu, kami menghadirkan berbagai penelitian, studi kasus, dan artikel ilmiah yang relevan untuk membantu para peneliti, praktisi, mahasiswa, dan siapa saja yang memiliki minat dalam bidang energi terbarukan. Dengan menggunakan website kami, Anda dapat dengan mudah menemukan jurnal-jurnal berkualitas yang dapat mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan Anda dalam bidang PLTS. Kami berharap platform ini dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat dan mendukung kemajuan teknologi energi surya di Indonesia dan dunia.
Berikut adalah kumpulan jurnal yang telah kami himpun, yang membahas secara mendalam berbagai aspek terkait Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kami telah mengumpulkan jurnal-jurnal ini dari berbagai sumber terpercaya, dengan tujuan menyediakan informasi yang komprehensif dan up-to-date mengenai teknologi, inovasi, penelitian terbaru, serta penerapan PLTS di berbagai konteks. Melalui koleksi jurnal ini, kami berharap dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam dan menyeluruh bagi para peneliti, praktisi, dan penggiat di bidang energi terbarukan, sehingga mereka dapat terus mengembangkan dan menerapkan solusi energi surya yang efisien dan berkelanjutan.
ANALISIS PENGHEMATAN BIAYA LISTRIK D KANTOR DINAS ESDM PROVINSI BALI PASCA TERPASANG PLTS ATAP 40 kWp
Abstrak :
Penjualan energi listrik PLN pada tahun 2020 mencapai 234,5 TWh, Sedangkan konsumsi energi listrik di Provinsi Bali sepanjang tahun 2020 sebesar 4,9 TWh. Pada penelitian ini, PLTS atap penunjang parkir di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali digunakan sebagai lokasi terpasangnya PLTS dalam pemanfaatan energi baru terbarukan yang berdampak pada penghematan biaya tagihan listrik dan pengurangan emisi CO₂.
ANALISIS PERFORMANSI DAN EKONOMI PLTS ATAP 10 kWp
Abstrak
Upaya percepatan pengembangan pembangkit listrik energi terbarukan terus dipacu pemerintah pusat yang ditetapkan dalam Rencana Umum Energi Nasional. Salah satu pembangkit yang dikembangkan adalah Pembangkit..Listrik. .Tenaga. Surya (PLTS). Saat ini PLTS di Indonesia terbangun mencapai 152,44 MW dari target yang ditetapkan sebesar 6,5 GW.
ANALISIS PLTS ATAP 25 kWp ON GRID KANTOR DPRD PROVINSI BALI
Abstrak :
Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) masih rendah dari yang ditargetkan Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025. Untuk itu diperlukan solusi alternatif yaitu penggunaan EBT salah satunya dari sektor energi surya yaitu PLTS. Energi surya memiliki potensi tertinggi dibandingkan sektor EBT lainnya sebesar 207,9 GW.
ANALISIS SISTEM PLTS ON GRID KAPASITAS 25 kWp DI KANTOR BAPPEDA PROVINSI BALI
Abstrak :
Pada tahun anggaran 2020, Kementrian ESDM Republik Indonesia memberikan hibah PLTS On-Grid kepada Provinsi Bali sebanyak 10 titik lokasi PLTS di Kota Denpasar. Salah satunya berada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Bali dengan kapasitas terpasang sebesar 25 kWp yang terhubung dengan jaringan PLN. BAPPEDA Bali adalah salah satu contoh Program Pengembangan EBT dan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang mendukung sektor penggunaan PLTS.
ANALISIS UNJUK KERJA PLTS 1 MWp TERINTERKONEKSI JARINGAN DI KAYUBIHI, BANGLI
Abstrak :
Pembangkit listrik tenaga surya(PLTS ) 1 MWp terinterkoneksi jaringan di Kayubihi, Bangli atau disebut PLTS Kayubihi, merupakan hal baru dalam penerapan pemanfaatan energi surya fotovoltaik berskala besar di Indonesia. Keberadaan PLTS Kayubihi menjadi perhatian untuk dianalisis lebih lanjut, agar potensi produksi energi listrik spesifik/final yield (YF ), dan unjuk kerja/rasio performa (PR ) dari PLTS diketahui terhadap lokasi pemasangan.
ANALISIS TEKNIK DAN EKONOMI PERENCANAAN PLTS ROOFTOP SISTEM ON GRID DI SDN 1 TEMUWUH
Abstrak :
Sistem kelistrikan di SD N 1 Temuwuh masih mengandalkan supply energi listrik dari jaringan PLN sehingga SD N 1 Temuwuh harus melakukan pembayaran tagihan listrik setiap bulannya. Melalui penelitian ini kedepannya diharapkan dapat memberi manfaat berupa bahan pertimbangan dan refrensi bagi instansi SD N 1 Temuwuh untuk pengembangan energi terbarukan melalui pengadaan PLTS rooftop on-grid untuk menekan biaya tagihan listrik.
ANALISIS UNJUK KERJA PLTS ATAP ON-GRID 463,25 kWp DI PERUSAHAN FARMASI PADA KAWASAN PT.JAKARTA
Abstrak :
Penggunaan PLTS atap di sektor industri saat ini sedang meningkat. Menurut Ditjen EBTKE, potensi energi baru terbarukan di Indonesia mencapai 442 GW, dengan energi surya memiliki potensi terbesar. Performa sistem PLTS perlu diperhatikan untuk memastikan kinerja yang baik dalam menghasilkan energi listrik. Fokus investigasi ini adalah solar array berkapasitas 463,25 kWp yang dipasang di atap pabrik farmasi PT Jakarta Industrial Estate Pulo Gadung.
DESAIN PLTS KAMPUS UNIVERSITAS UDAYANA GEDUNG REKTORAT
Abstrak :
Pemanfaatan energi baru terbarukan merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kebutuhan listrik yang semakin meningkat, diantaranya adalah PLTS. Pemanfaatan energi surya sudah banyak dilakukan. Salah satunya adalah aplikasi PLTS pada atap gedung perkantoran, sekolah dan rumah tangga yang umumnya disebut PLTS atap. Pemanfaatan PLTS Atap dapat dilakukan di Gedung Rektorat Universitas Udayana karena memiliki potensi PLTS yang mampu sebagai catu daya listrik untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
INVESTASI HUBUNGAN IRADIAS MATAHARI DENGAN THD PADA INVERTER PLTS UNIVERSITAS UDAYANA
Abstrak :
Pembangit Listrik Tenaga Surya sebagai salah satu pemanfaatan energi terbarukan yang penggunaannya sangat luas dan salah satu implementasinya berada di atap Gedung DH Teknik Elektro Universitas Udayana. Peningkatan penggunaan PLTS diikuti oleh peningkatan penggunaan peralatan switching seperti inverter yang menghasilkan distorsi harmonisa dan mempengaruhi kualitas daya sistem kelistrikan.
PEMANFAATAN TENAGA MATAHARI SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK DI KAMPUS BUKIT JIMBARAN
Abstrak :
Energi matahari sangat melimpah di Bali karena berada di khatulistiwa, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas karena masih banyak faktor yang belum teratasi. Untuk memahami lebih detil serta memperoleh manfaat yang maksimal dari pemanfaatan matahari maka dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTS) di Kampus Universitas Udayana khususnya di Jurusan Teknik Elektro. PLTS ini dirancang dan dibangun dari panel PV bekas yang sudah tidak dimanfaatkan.Energi listrik yang dihasilkan dipakai sebagai sumber energi listrik dari tempat pengisian batere laptop dan atau hp mahasiswa. Sebanyak enam belas panel Photovoltaik (PV) dihubungkan parallel dengan total daya terpasang 960Wp. Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan panel PV karena panel yang ada sudah bekas dipakai dan berumur tua. Output PLTS menjadi sangat berkurang dari yang diharapkan karena efisiensi sudah turun banyak.
PERANCANGAN DAN SIMULASI PLTS ATAP 1 KWP MENGGUNAKAN HELIOSCOPE
Abstrak :
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang sedang difokuskan perkembangannya. Artikel ini membahas perancangan dan simulasi unjuk kerja PLTS atap 1 kWp menggunakan Helisocope. Data input yang diperlukan oleh Helioscope adalah spesifikasi teknis PLTS seperti teknologi panel surya, jenis inverter, jumlah dan jenis modul yang dipilih dan luas lahan. Data lokasi yang diperlukan sistem PLTS meliputi koordinat, jenis atap bangunan, lingkungan sekitar PLTS dan data meteorologi. Sistem PLTS atap 1 kWp yang dirancang pada lokasi yang penulis gunakan menggunakan panel Canadian Solar 195 Wp sebanyak 7 buah, 1 buah inverter AEC 1 kW, dipasang pada atap bangunan menghadap utara, dan terhubung dengan jaringan pln melalui net meter. PLTS atap 1 kWp ini mampu menghasilkan energi listrik ratarata harian 5,48 kWh, mingguan 41,07 kWh, bulanan 164,29 kWh, dan tahunan 1971,5 kWh. Produksi energi bervariasi sebesar rata-rata 8% tiap bulan dengan produksi minimum pada bulan Januari sebesar 135,1 kWh dan tertinggi pada bulan Juli sebesar 184,5 kWh. PLTS atap 1 kWp yang dirancang meghasilkan performance ratio 73,6% dengan Iradiasi yang diterima dalam setahun mencapai 1859,2 kWh/ . Investasi awal yg diperlukan utk membangun PLTS atap 1 kWp adalah Rp. 20.000.000.