ANALISIS PLTS ATAP 25 kWp ON GRID KANTOR DPRD PROVINSI BALI
Abstrak :
Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) masih rendah dari yang ditargetkan Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025. Untuk itu diperlukan solusi alternatif yaitu penggunaan EBT salah satunya dari sektor energi surya yaitu PLTS. Energi surya memiliki potensi tertinggi dibandingkan sektor EBT lainnya sebesar 207,9 GW. Berdasarkan hal tersebut pada tahun 2020 Provinsi Bali memperoleh hibah PLTS Atap melalui Kementerian ESDM yang salah satu diantaranya terletak di Kantor Pemerintahan DPRD Provinsi Bali dengan daya terpasang sebesar 25 kWp menggunakan sistem On Grid. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan pengkajian secara detail mengenai potensi, sistem operasional, penghematan dan model pengelolaan PLTS Atap yang tepat di Kantor DPRD Provinsi Bali. Potensi produksi energi listrik PLTS Atap Kantor DPRD Provinsi Bali dianalisis dengan cara mensimulasikan orientasi dan sudut kemiringan PLTS untuk mendapatkan hasil produksi energi listrik optimum PLTS dengan menggunakan software HelioScope. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil output produksi energi listrik pada simulasi kedua skenario cenderung lebih tinggi dengan selisih total pada simulasi untuk skenario 1 dan pada simulasi untuk skenario 2 yaitu sebesar 21,75% dan 19,66%. Untuk penghematan yang mampu diperoleh selama 6 bulan sebesar Rp 36.055.301 dengan persentase sebesar 22,60%. Model pengelolaan PLTS dalam jangka waktu kedepan yaitu terletak pada bidang bagian umum tepatnya pada Sub Koordinator Unit Substansi Perlengkapan, Aset dan Kerumahtanggaan.
- Version
- Download 0
- File Size 677.70 KB
- File Count 1
- Create Date July 3, 2024
- Last Updated July 3, 2024
Comments are closed