ANALISIS SISTEM PLTS ON GRID KAPASITAS 25 kWp DI KANTOR BAPPEDA PROVINSI BALI
Abstrak :
Pada tahun anggaran 2020, Kementrian ESDM Republik Indonesia memberikan hibah PLTS On-Grid kepada Provinsi Bali sebanyak 10 titik lokasi PLTS di Kota Denpasar. Salah satunya berada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Bali dengan kapasitas terpasang sebesar 25 kWp yang terhubung dengan jaringan PLN. BAPPEDA Bali adalah salah satu contoh Program Pengembangan EBT dan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang mendukung sektor penggunaan PLTS. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui unjuk kerja dari sistem kelistrikan PLTS serta mensimulasikan hasil produksi PLTS menggunakan software Helioscope sehingga dapat membandingkan antara hasil produksi simulasi 2 skenario dengan kondisi riil untuk mengetahui tingkat efektivitas dalam penghematan tagihan listrik dan faktor yang mempengaruhi dari hasil produksi energi PLTS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa potensi energi listrik yang dihasilkan selama setahun dari simulasi Skenario 1 dengan Skenario 2 yaitu sebesar 38,90MWh dan 39,07MWh. Diketahui hasil produksi energi riil dari bulan Juli s.d Desember 2021 sebesar 18.083 kWh dengan hasil simulasi skenario 1 dengan skenario 2 dari bulan Juli s.d Desember 2021 yaitu sebesar 19.810 kWh dan 20.015 kWh. Selisih produksi energi rill dengan hasil simulasi pada skenario 1 dan scenario 2 yaitu sebesar 1.727kWh dengan persentase 8,72%, dan sebesar 1.931kWh dengan persentase 9,65%. Persentase penghematan yang diperoleh selama 6 bulan di tahun 2021 dibandingkan 6 bulan di tahun 2020 yaitu sebesar 56,42% dengan nilai penghematan sebesar Rp.18.783.953.
- Version
- Download 0
- File Size 680.74 KB
- File Count 1
- Create Date July 3, 2024
- Last Updated July 3, 2024
Comments are closed