Program pembangunan 5 PLTS Atap di Provinsi Bali merupakan inisiatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mendukung penggunaan energi terbarukan dan menekan emisi karbon. Program ini dilaksanakan pada tahun 2021 dan difokuskan pada instalasi di gedung-gedung milik pemerintah provinsi.

Pada tahun 2021, Kementerian ESDM membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lima lokasi milik Pemerintah Provinsi Bali. Data terkait status pembangunan ini bisa dilihat di tabel yang ada di bawah ini. Tabel-tabel tersebut memberikan informasi detail mengenai progres dan kondisi PLTS di tiap lokasi.

NamaPLTS (kWp)PV (kWp)InverterMonitoringModul SuryaSertifikasi
Disnaker dan ESDM Bali40Len330-72 MGrowatt MID20KTL3-XShine PhoneSNI, IEC, ISOSNI, IEC
DPRD Bali25Len225-72 MGrowatt MID20KTL3-XShine PhoneSNI, IEC, ISOSNI, IEC
BAPPEDA Bali25Len330-72 MGrowatt MID25KTL3-XShine PhoneSNI, IEC, ISOSNI, IEC
Dinas Perhubungan Bali30Len225-72 MGrowatt MID30KTL3-XShine PhoneSNI, IEC, ISOSNI, IEC
TPA Suwung25Len225-72 MGrowatt MID20KTL3-XShine PhoneSNI, IEC, ISOSNI, IEC
NamaKontraktorStatus
Disnaker dan ESDM BaliPT. Surya Energi Indotama (SEI)ISO 14001 dan ISO 45001
DPRD BaliPT. Surya Energi Indotama (SEI)ISO 14001 dan ISO 45001
BAPPEDA BaliPT. Surya Energi Indotama (SEI)ISO 14001 dan ISO 45001
DPRD BaliPT. Surya Energi Indotama (SEI)ISO 14001 dan ISO 45001
Dinas Perhubungan BaliPT. Surya Energi Indotama (SEI)ISO 14001 dan ISO 45001

PLTS Kantor DPRD Bali

Kantor DPRD Provinsi terdiri dari beberapa gedung yaitu Gedung Parkir, Gedung Arsip dan Kantin, Gedung Sidang Pleno, dan Gedung Sekretariat ini memiliki luas area keseluruhan gedung sekitar 4.500 m2  dengan total daya PLN yang terpasang sebesar 197 kVA yang digunakan untuk memenuhi suplai berbagai macam kebutuhan listrik.

Selengkapnya…

PLTS Kantor Bapeda Provinsi Bali

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Bali merupakan salah satu titik lokasi hibah PLTS on-grid melalui Kementrian ESDM RI yang terletak di Jl. Cok Agung Tresna, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali dengan kapasitas daya yang terpasang sebesar 25 kWp berjenis on grid yang berarti terhubung dengan jaringan listrik PLN tanpa menggunakan baterai sebagai penyimpanan energi listrik. Berdasarkan hasil tinjauan pada Gedung Sekretariat BAPPEDA Provinisi Bali memiliki luas area bangunan sebesar 1.024 m 2 dengan total daya PLN yang terpasang yaitu sebesar 41,5 kVA.

Selengkapnya…

PLTS TPA Suwung

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terletak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarbagita Suwung mulai dioperasikan sejak tahun 2021PLTS di TPA Suwung dibangun pada tahun 2005, namun telah berhenti beroperasi sejak tahun 2014 dan kemudian dicabut pada tahun yang sama.

Selengkapnya…

PLTS Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali

Gedung ini memiliki 4 lantai , dan ruang EKTL (Energi dan Ketenagalistrikan) terdapat pada lantai tiga, berdasarkan besaran gedung tersebut. PLTS yang di pasang memiliki kapasitas sebesar 40 kWp dan berjenis on grid, yang berarti terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN tanpa menggunakan baterai sebagai penyimpanan energi, total daya PLN yang terpasang pada kantor ESDM adalah 197 kVA dan menggunakan 2 inverter dan terdapat 124 modul surya dengan kapasitas masing-masing sebesar 330Wp.

Selengkapnya…

PLTS Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bali

Dinas Perhubungan Provinsi Bali merupakan salah satu titik lokasi hibah PLTS on- grid melalui Kementrian ESDM RI yang terletak di Jl. Cok Agung Tresna, Dangin Puri Klod, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali. PLTS ini memiliki kapasitas sebesar 30 kWp dan berjenis on grid, yang berarti terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN tanpa menggunakan baterai sebagai penyimpanan energi. Total daya PLN yang terpasang pada kantor ESDM adalah 83 kVA dan menggunakan 2 inverter dan terdapat 90 modul surya dengan kapasitas masing-masing sebesar 330 Wp.

Selengkapnya…

 

Rekomendasi yang dapat di berikan dari ke 5 PLTS yang di bangun oleh Kementerian ESDM di 5 Instalasi Pemerintahan Provinsi Bali Tahun 2021 sebagai berikut :

  1. Pemilihan tim khusus yang kompeten

Pemilihan tim khusus yang memiliki kompetensi, terutama lulusan sarjana teknik elektro, yang memiliki pemahaman mendasar terntang pengelolaan PLTS. Hal ini bertujuan agar produksi energi listrik dapat lebih efisien dan performa kinerja sistem tetap terjaga dengan baik dalam jangka panjang.

  1. Perawatan rutin

Melakukan perawatan rutin setiap tiga bulan sekali sangat disarankan. Perawatan ini mencakup pembersihan modul surya, pemangkasan pohon untuk menghindari shading, agar menjaga efektivitas penyerapan sinar matahari. Selain itu, pengecekan komponen lainnya dilakukan untuk mendeteksi potensi kerusakan atau degradasi, sehingga sistem dapat terus berfungsi dengan baik tanpa gangguan dan umur sistem dapat terjaga lebih lama.

  1. Melaporkan kepada Kementerian Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM terkait sistem monitoring.

Melakukan pelaporan kepada Kementerian Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM terkait permasalahan sistem monitoring yang saat ini tidak berfungsi akibat keterbatasan anggaran. Pelaporan ini bertujuan untuk menginformasikan dampak positif yang telah dihasilkan PLTS, seperti penghematan biaya listrik, sehingga Kementerian ESDM dapat mempertimbangkan langkah-langkah untuk mendukung reaktivasi sistem monitoring tersebut, baik melalui alokasi anggaran tambahan atau bantuan teknis lainnya.

  1. Pemilihan tempat dibangunnya PLTS

Tempat dibangunnya PLTS di sarankan sebagai berikut :

  • Lokasi yang cukup luas

Lokasi cukup luas dibutuhkan karena penggunaan modul surya yang berfungsi menangkap sinar matahari untuk diubah menjadi energi listrik. Setiap modul surya memiliki ukuran tertentu, dan untuk menghasilkan kapasitas listrik yang memadai, diperlukan sejumlah besar modul yang disusun secara teratur. Selain itu, modul surya harus dipasang dengan sudut optimal untuk menangkap sinar matahari secara maksimal tanpa bayangan dari modul lain atau hambatan fisik di sekitarnya. Oleh karena itu, jarak antar modul juga perlu diperhatikan. Faktor tambahan seperti ruang untuk jalur pemeliharaan, pemasangan komponen pendukung seperti inverter dan sistem distribus.

  • Lokasi dengan tingkat kebersihan yang cukup baik

Lokasi dengan tingkat kebersihan yang cukup baik sangat diperlukan untuk memastikan kinerja optimal sistem PLTS. Lingkungan yang bersih akan meminimalkan akumulasi debu, kotoran, atau material lain yang dapat menutupi permukaan modul surya dan mengurangi efisiensi penyerapan sinar matahari. Selain itu, area yang bebas dari sampah atau limbah juga membantu mencegah kerusakan komponen akibat kontaminasi atau gangguan fisik.

  1. Keamanan lingkungan di sekitar PLTS perlu di perketat

Keamanan lingkungan di sekitar PLTS perlu diperketat untuk melindungi instalasi dari potensi kerusakan, pencurian, atau gangguan yang dapat mengurangi efisiensi operasional. Langkah-langkah seperti sistem pemantauan CCTV, dan pengawasan rutin dapat memastikan perlindungan aset serta menjamin keberlanjutan operasi PLTS secara optimal.